Pemerintah Kembali Perketat PPKM Jelang Nataru

  • Whatsapp

ARAHNET,- Luhut Binsar Panjaitan sebagai Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Jawa-Bali akan memperketat kembali pembatasan kegiatan masyarakat jelang libur Natal dan Tahun Baru.

 

Menurut Luhut, pembatasan tersebut karena dilihat tingkat kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan makin menurun.

 

“Dalam menyambut Nataru yang akan datang, pemerintah akan berkoordinasi untuk mengetatkan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi dan Protokol Kesehatan utamanya di tempat kerumunan,” kata Luhut dalam keterangannya, Senin (15/11/2021).

Selanjutnya, katanya, pemerintah juga berencana untuk melarang perayaan Tahun Baru yang sifatnya dapat menciptakan kerumunan dalam jumlah besar.

“Kesuksesan dalam menahan kenaikan kasus Covid-19 pada periode Nataru 2021, akan menentukan keberlanjutan pemulihan ekonomi kita ke depan,” tegasnya.

Ia juga meminta kepada masyarakat tetap patuh protokol kesehatan karena saat ini penerapannya makin menurun.

“Apa yang telah kita perjuangkan bersama selama ini layak untuk terus dijaga dan tidak dilupakan hanya karena kejenuhan dan keegoisan kita semua,” ujar Luhut.

Pemerintah juga akan terus menggenjot percepatan vaksinasi terutama vaksinasi lansia di wilayah yang tingkat vaksinasi umum dan lansia nya masih di bawah 50 persen, karena berdasarkan dari catatan Kementeerian Kesehatan masih terdapat 4747 persen kabupaten/kota di Jawa-Bali yang suntikan dosis pertama vaksinasi untuk lansianya masih di bawah 50 persen dan 75 persen.

Selain itu masih ada 16 Kabupaten/kota Jawa-Bali yang cakupan vaksin umum dan lansia dosis 1 masih di bawah 50 persen.

Editor: JOKO
  • Whatsapp