Dubes RI di Kenya, Diplomasi Virtual Berkah Terselubung di Webinar Fisip UNS

  • Whatsapp
banner 468x60

SURAKARTA, – Diplomasi umumnya dilakukan secara langsung dan diplomat sebagai pelaku diplomasi secara langsung dapat bertukar pikiran, berdebat atau berbicara secara fisik on site. Namun, dengan adanya wabah pandemic covid 19, semua mesin diplomasi berubah secara radikal, sementara diplomasi tidak boleh berhenti.

Apapun yang terjadi, diplomasi tidak boleh berkurang dan justru harus meningkat dari waktu ke waktu, baik melalui koneksi off-line maupun melalui koneksi virtual.

Maka sangat rasional apabila setiap negara harus mencari cara untuk membangun hubungan internasional dan diplomasi tetap aman dan terkendali.

Praktek diplomasi dimasa pandemi seperti blessing in disguise (berkah terselubung), sebagaimana disebutkan oleh Dubes RI untuk Kenya Dr. Hery Saripudin Webinar Fisip UNS, Kamis (24/6/2021),  Ia menyatakan bahwa ada peningkatan signifikan dalam hubungan antar bangsa justru di saat adanya banyak pembatasan dan keterbatasan.

Selanjutnya ia menyatakan bahwa Diplomasi virtual telah menjadi keniscayaan, mengubah strategi diplomasi yang radikal, baik sebagai upaya para diplomat untuk mensosialisasikan kegiatan sehari-hari, maupun memperkenalkan program strategis Indonesia kepada publik, bahkan menurut Dubes Hery penggunaan media sosial juga sebagai bentuk akuntabilitas seorang ambassador kepada masyarakat. (Hendriyanto)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *