Prof Andrik Purwasito, Nano Power Diplomacy  Dalam Hubungan International, Webinar Fisip UNS

  • Whatsapp
banner 468x60

SURAKARTA,- Diplomasi umumnya dilakukan secara langsung dan diplomat sebagai pelaku diplomasi secara langsung dapat bertukar pikiran, berdebat atau berbicara secara fisik on site. Namun, dengan adanya wabah pandemic covid 19, semua mesin diplomasi berubah secara radikal, sementara diplomasi tidak boleh berhenti.

Apapun yang terjadi, diplomasi tidak boleh berkurang dan justru harus meningkat dari waktu ke waktu, baik melalui koneksi off-line maupun melalui koneksi virtual.

Maka sangat rasional apabila setiap negara harus mencari cara untuk membangun hubungan internasional dan diplomasi tetap aman dan terkendali.

Dalam kesempatan Webinar, 24 Juni 2021,  yang diselenggarakan Program Studi Hubungan Internasional, FISIP, UNS Surakarta,  Prof. Dr. Andrik Purwasito, DEA, Kamis (24/6/2021),  berharap dapat menguji konsep Nano Power Diplomacy yang ia kembangkan di Program Studi Hubungan Internasional, FISIP, UNS Surakarta dan mendapat dukungan penuh ( Dana Riset selama 2 tahun) dari Dirjen Pendidikan tinggi untuk dikembangkan sebagai teori hubungan internasional berbasis Indonesia (ASIA) (Agoes Hendriyanto)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *